Ikon kota Surabaya

5 Monumen dan Patung yang Jadi Ikon Kota Surabaya

 
Apa kamu sedang merencanakan liburan bersama keluarga? Ingin melepas penat dan lepas dari rutinitas tapi juga ingin mendapatkan pengalaman yang berbeda dari biasanya? Mungkin kamu tertarik untuk mencoba berwisata ke kota Surabaya yang layak untuk jadi pilihan liburan atau jalan-jalan kamu.

Indonesia memang begitu kaya akan sumber daya dan pesona alam. Hanya saja, akses untuk menikmati keindahan tersebut tidak selalu mudah. Hal tersebut bisa menjadi masalah yang cukup berarti, terlebih jika waktu liburanmu sangat terbatas. Namun saat berwisata ke kota Surabaya, masalah kesulitan akses dan waktu tempuh yang panjang tidak lagi mengganggu.

 

Surabaya sebagai Kota Wisata


Berlokasi di bagian Timur Pulau Jawa, kota Surabaya dikenal sebagai salah satu kota terbesar sekaligus kota dengan pertumbuhan paling cepat di Indonesia. Kota ini juga menjadi salah satu kota terpadat dan tujuan urbanisasi populer selain Jakarta.
 
Tidak mengherankan, jumlah penduduk di kota Surabaya terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Sarana dan prasarana dibangun secara berkelanjutan. Berbagai fasilitas, termasuk destinasi wisata juga terus dikembangkan dan mengalami pertumbuhan yang cukup pesat.
 
Pesona kota Surabaya sebagai destinasi wisata semakin dikenal oleh masyarakat luas. Hingga kini, Surabaya pun menjadi salah satu tujuan wisata yang cukup digandrungi. Mulai dari wisata alam hingga wisata kuliner bisa ditemukan di kota Surabaya.
 
Meski popularitasnya sebagai destinasi wisata belum setinggi provinsi tetangganya, yakni Bali, kota Surabaya memiliki beberapa ikon yang hanya bisa dijumpai di kota ini. Sebagai kota pahlawan, Surabaya menyimpan nilai-nilai perjuangan bangsa dalam meraih dan mempertahankan kemerdekaan.
 
Banyaknya monumen dan patung bersejarah yang dibangun menjadi pengingat akan kerasnya perjuangan pahlawan bangsa. Sebut saja seperti Tugu Pahlawan hingga monumen bambu runcing Surabaya. Semua monumen dan patung tersebut masih tegak berdiri sebagai ikon kota Surabaya.

 

Lima Monumen dan Patung Ikon Kota Surabaya


Kota pahlawan, begitulah sebutan kota Surabaya di mata warga negara Indonesia. Sejarah negara Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan memang tidak bisa lepas dari peran pemuda-pemuda Surabaya.
 
Monumen dan patung ikon kota Surabaya merupakan bukti penghargaan negara dan bangsa untuk menghormati jasa para pejuang. Jadi kalau kamu ingin berwisata ke kota Surabaya, pastikan luangkan waktu untuk mengunjungi 5 monumen dan patung berikut ini.
 
  • Patung Suro dan Boyo
Nama kota Surabaya diambil dari cerita perkelahian antara ikan hiu (suro) dan buaya (boyo) yang saling memperebutkan wilayah kekuasaan. Berangkat dari sinilah, nama dan lambang kota Surabaya tercipta.
 
Sebagai lambang kota, tidak mengherankan jika patung suro dan boyo menjadi patung paling ikonik di kota Surabaya. Patung ini pun kerap menjadi target para wisatawan untuk berfoto. Jika kamu berkunjung ke kota Surabaya, patung suro dan boyo merupakan salah satu destinasi yang wajib dikunjungi.
 
Pertanyaannya, dimana letak patung ini berada? Sebenarnya ada 3 lokasi patung suro dan boyo. Lokasi paling populer adalah di depan kebun binatang Surabaya. Namun di samping itu, patung ini juga bisa dijumpai di Sungai Kalimas dan kawasan Pantai Kenjeran, tepatnya di kompleks Taman Suroboyo.
 
Di kompleks Taman Suroboyo seluas 11.900 meter persegi inilah, berdiri patung suro dan boyo paling baru sekaligus tertinggi di kota Surabaya. Patung suro dan boyo terbaru dirancang oleh seniman asal Bali bernama I Wayan Inten.
 
Tinggi patung suro dan boyo yang berdiri di kawasan kompleks Taman Suroboyo mencapai 25,6 meter. Pengerjaannya sendiri membutuhkan waktu 3 bulan dan diresmikan pada tanggal 29 Mei 2019 atau tepat satu hari sebelum HUT Surabaya.
 
  • Tugu Pahlawan
Surabaya memiliki rekam jejak sejarah yang sangat penting dalam perjuangan bangsa Indonesia, khususnya dalam mempertahankan kemerdekaan. Selang 2 bulan sejak kemerdekaan Indonesia diproklamirkan, atau tepatnya pada tanggal 10 November 1945, kota Surabaya diserang.
 
Perjuangan arek-arek Suroboyo pada kala itu memang berbuah kemenangan. Meski demikian, harga yang harus dibayar sangatlah mahal. Banyak korban berjatuhan. Untuk mengenang keberanian para pejuang yang gugur mempertahankan kemerdekaan inilah, kota Surabaya mendapat gelar kehormatan sebagai kota pahlawan.
 
Tugu Pahlawan merupakan salah satu bukti penghargaan negara dan bangsa Indonesia untuk para pejuang yang berperang mempertahankan kemerdekaan di Surabaya. Bangunan yang diresmikan oleh Presiden Soekarno pada tahun 1952 tersebut menjulang tinggi di seberang patung Parasamya Purnakarya Nugraha, di sekitar kompleks kantor Gubernur Jawa Timur.
 
Tugu Pahlawan memiliki 10 lengkungan yang terdiri dari 11 ruas di bagian tubuhnya. Angka tersebut dipilih sesuai dengan momen sejarah perjuangan arek-arek Suroboyo mempertahankan kemerdekaan pada tanggal 10 bulan 11 tahun 1945 silam. Bentuk Tugu Pahlawan yang menyerupai paku terbalik juga bukan tanpa alasan. Tajamnya paku menjadi simbol sekaligus doa agar penjajah tidak lagi kembali ke Surabaya.
 
Di Tugu Pahlawan juga terdapat bangunan berbentuk piramida yang difungsikan sebagai museum. Di dalam museum, kamu bisa menjumpai benda-benda bersejarah dan memori perjuangan arek-arek Suroboyo. Museum ini juga menyimpan rekaman asli dari suara Bung Tomo saat memberi semangat kepada para pejuang.
 
Setiap perayaan hari pahlawan yang bertepatan pada tanggal 10 November, di area Tugu Pahlawan juga sering diadakan drama yang menceritakan perjuangan arek-arek Suroboyo. Jadi saat berkunjung ke Surabaya, pastikan untuk berkunjung ke Tugu Pahlawan. Selain untuk melihat ikon kota Surabaya, kamu juga bisa melihat ilustrasi perjuangan mempertahankan kemerdekaan.
 
  • Monumen Jalesveva Jayamahe
Monumen yang berlokasi di kawasan Tanjung Perak ini juga dikenal sebagai ikon kota Surabaya. Nama monumen Jalesveva Jayamahe sendiri diambil dari motto TNI Angkatan Laut yang berarti “di laut kita jaya”.
 
Karena itulah, monumen ini ditampilkan dalam wujud patung perwira angkatan laut setinggi 30,6 meter yang sedang memegang pedang sambil menatap laut. Monumen Jalesveva Jayamahe sendiri dirancang oleh I Nyoman Nuarta yang juga merupakan seniman yang merancang patung Garuda Wisnu Kencana di Bali.
 
Biaya yang dibutuhkan untuk membangun monumen ini mencapai Rp 27 miliar dan dibangun pada tahun 1990 atas prakarsa dari Laksamana TNI Muhammad Arifin. Sejak diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 5 Desember 1996, Monumen Jalesveva Jayamahe masih tegak berdiri hingga kini.
 
Menariknya disini, Monumen yang menjadi landmark kota Surabaya ini bukan hanya sekedar monumen biasa. Pada bagian penopangnya, terdapat museum yang berisi seluk beluk tentang TNI Angkatan Laut.
 
Meski menjadi ikon kota Surabaya, Monumen Jalesveva Jayamahe sebenarnya tidak terbuka untuk umum. Jika ingin mengunjungi tempat ini, kamu harus meminta izin terlebih dahulu ke anggota TNI AL.
 
  • Pasaramya Purnakarya Nugraha
Kota Surabaya dikenal sebagai salah satu kota yang paling berhasil menjalankan program pembangunan. Bahkan menurut Bappenas, Surabaya disebut sebagai salah satu dari 4 pusat pertumbuhan utama Indonesia selain Jakarta, Medan dan Makassar.
 
Keberhasilan pembangunan Surabaya berbuah penghargaan Parasamya Purnakarya Nugraha pada tahun 1974, 2014 dan 2017. Pencapaian tersebut kemudian diwujudkan dalam bentuk pembangunan patung Parasamya Purnakarya Nugraha yang juga menjadi simbol titik 0 km di kota Surabaya.
 
Rancangan patung Parasamya Purnakarya Nugraha sendiri dibuat oleh seniman I Nyoman Nuarta. Pada tahun 2018, patung ini pun selesai dibuat dan diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur ketika itu, yakni Soekarwo atau yang kerap disapa Pakde Karwo. Desain patung Parasamya Purnakarya Nugraha dibuat berdasarkan kesenian khas Jawa Timur.
 
Patung penari Remo, penari Gandrung, pemain karapan sapi dan seniman Reog menjadi inspirasi rancangan patung Parasamya Purnakarya Nugraha. Jika kamu berkunjung ke Surabaya, jangan lupa untuk mengunjungi tempat yang satu ini.
 
  • Monumen Bambu Runcing
Perjuangan bangsa Indonesia untuk lepas dari penjajahan bermula dari persenjataan yang sangat sederhana. Meski awalnya hanya berbekal bambu runcing, pejuang bangsa Indonesia tidak gentar memerangi para penjajah yang bersenjatakan senapan.
 
Monumen Bambu Runcing Surabaya merupakan simbol penghormatan kepada para pejuang, khususnya arek-arek Suroboyo yang berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari serangan sekutu. Meski nyawa taruhannya, mereka tidak gentar.
 
Bahkan meski dengan persenjataan yang kalah canggih, pada akhirnya para pejuang berhasil mengusir sekutu yang ingin kembali menjajah Indonesia. Konstruksi Monumen Bambu Runcing Surabaya sendiri terdiri dari 5 bambu yang berdiri tegak di tengah taman bunga.
 
Masing-masing bambu memiliki ketinggian yang berbeda. Dihiasi air mancur, Monumen Bambu Runcing menjadi salah satu spot foto yang wajib ada dalam kunjunganmu ke kota Surabaya.
 
Liburan ke Surabaya dan mengunjungi ikon-ikon wisata di Surabaya tidak hanya akan memberi nuansa yang berbeda pada liburanmu bersama keluarga. Pengetahuan dan pengalaman yang kamu dapat selama berwisata juga akan memperkuat semangat nasionalisme untuk menjaga warisan leluhur bangsa serta menjaga kesatuan dan persatuan antar saudara sesama warga negara Indonesia.
 
Untuk mendapatkan pengalaman yang berkesan, momen liburan harus dipersiapkan dengan matang. Selain merencanakan destinasi mana saja yang akan dikunjungi, kamu juga perlu mempersiapkan sarana transportasi hingga akomodasi selama berada di Surabaya.
 
Setelah berkeliling kota dan mengunjungi ikon kota Surabaya, rasa lelah akan melanda. Namun bayangkan apa jadinya jika akomodasi belum dipersiapkan dan menemukan hotel yang nyaman sulit dilakukan. Liburan yang seharusnya menyenangkan akan berubah menjadi bencana yang mungkin tidak akan bisa kamu lupakan.
 
Momen liburan di Surabaya akan terasa lebih menyenangkan saat kamu menginap di tempat yang nyaman. Berkeliling kota Surabaya pun akan terasa lebih tenang saat ada tempat untuk kembali dan melepas lelah. HARRIS Hotel Surabaya akan membuat liburanmu jadi lebih seru.
 
Lepaskan lelahmu di kamar hotel yang nyaman dengan dekorasi modern dan elegan. Nikmati juga fasilitas yang memanjakan hingga pelayanan yang ramah. Selain menyediakan kamar hotel yang nyaman, HARRIS Hotel juga menyediakan berbagai makanan lezat yang bisa kamu nikmati bersama keluarga dan teman.
 
Manjakan lidah dengan makanan yang dibuat dari bahan-bahan pilihan dan diolah oleh tangan-tangan ahli. Setelah berkeliling kota Surabaya dan menapaki jejak-jejak perjuangan bangsa melalui ikon kota Surabaya, kamar yang nyaman dan hidangan lezat akan semakin menyempurnakan liburanmu.