Peran Bridesmaids di Pesta Pernikahan

Ternyata Begini Asal Muasal dan Peran Bridesmaids di Pesta Pernikahan
 
Peran-Bridesmaids.jpgSource: Unsplash
 
Menggelar resepsi pernikahan memang bukan sebuah kewajiban untuk pasangan yang baru saja menikah. Namun, pengantin beserta seluruh anggota keluarga tentu tak ingin melewatkan momen bahagia tersebut begitu saja. Sehingga, mereka biasanya akan mengadakan perjamuan untuk kolega serta teman-teman keduanya sebagai bentuk terima kasih.

Pesta pernikahan di Indonesia kerap dirayakan dalam berbagai rupa; ada yang memakai adat sesuai asal si pengantin, ada pula yang memakai konsep internasional. Meski cenderung kontradiktif, keduanya memiliki beberapa hal yang serupa, salah satunya adalah bridesmaids. Ya, jika Anda acap menghadiri pesta pernikahan kerabat atau kolega akhir-akhir ini, pasti Anda pernah melihat beberapa perempuan muda berpakaian senada berada di sekitar pelaminan ataupun tempat wedding Jakarta dilaksanakan. Pernahkah Anda bertanya-tanya siapa dan apa tugas mereka?

Bridesmaids atau pendamping pengantin adalah orang-orang pilihan pengantin perempuan yang akan mengiringi ia dan pasangannya selama resepsi berlangsung. Wanita-wanita ini biasanya sahabat atau saudara si pengantin perempuan. Melansir The Atlantic, tradisi bridesmaids ini pertama ada di periode Roma Kuno. Pada masa tersebut, hukum pernikahan setempat mengharuskan pasangan pengantin memiliki 10 orang saksi—lima orang dari pihak wanita, serta lima orang dari pihak pria—untuk hadir pada prosesi pernikahan. Para bridesmaids ini akan mengenakan gaun yang serupa dengan pengantin perempuan untuk menghalau roh-roh jahat yang hendak mengganggu jalannya acara pernikahan.

Dengan tujuan yang sama, bridesmaids di era Victoria akan mendampingi pengantin menuju pelaminan sembari membawa tandan aromatik dari berbagai rempah-rempah untuk menghalangi roh-roh jahat. Namun, pendamping pengantin pada masa ini memiliki andil yang lebih dibanding pendamping pengantin periode Roma Kuno. Sebab, bridesmaids masa ini ikut mempersiapkan pesta resepsi. Yap, bridesmaids bertanggung jawab membuat pita dan bunga untuk tamu yang hadir lalu memakaikannya pada mereka saat tetamu meninggalkan tempat resepsi. Peran bridesmaids di masa ini terus terbawa hingga waktu kini.

Di Amerika Serikat dan beberapa negara lain, bridesmaids bahkan perlu membantu pengantin mendaftar tamu yang akan diundang sekaligus menyusun kursi untuk tiap tamu. Bridesmaids juga wajib menghadiri acara-acara sebelum perhelatan resepsi, seperti pesta lajang, bridal shower, gladi resik resepsi. Di hari pesta berlangsung, pendamping pengantin bertugas untuk menyambut tamu, meminta mereka mengisi buku tamu, serta menunjukkan tempat duduk mereka.

Sementara itu, kebanyakan bridesmaids di Indonesia memiliki tugas yang tidak serumit pendamping pengantin di negara-negara kaukasoid di atas. Biasanya mereka hanya perlu hadir di pesta resepsi untuk menyambut kedatangan pengantin sebelum pasangan tersebut berjalan menuju ke pelaminan, tanpa alasan keyakinan apa pun.

Bagaimana? Apakah uraian di atas sudah cukup menjawab pertanyaan Anda tentang sejarah dan peran seorang bridesmaid di pesta pernikahan? Semoga informasi di atas membantu, ya!