Menikah Dengan Adat Sunda

Mau Menikah Dengan Adat Sunda? Ketahui Dulu Makna Riasannya
 
Menikah-Dengan-Adat-Sunda.jpgSource: Unsplash
 
Menikah dengan adat suatu daerah merupakan impian beberapa pengantin. Meskipun tema internasional yang mewah, elegan, unik, dan sebagainya mulai banyak digunakan, ternyata masih banyak juga yang tetap tertarik menggunakan adat daerah sebagai tema pernikahannya. Tidak hanya dari segi dekorasi saja, tetapi juga pakaian dan tentunya yang tidak kalah penting, yaitu riasan.

Salah satu adat daerah yang banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia adalah adat sunda. Apalagi jika Anda menghadiri pernikahan yang digelar di tempat wedding Bandung, pernikahan dengan adat sunda sudah menjadi hal yang biasa.

Ketika Anda menghadiri pernikahan tersebut, mungkin Anda sering memperhatikan riasan dan berbagai aksesoris tambahan yang digunakan oleh mempelai wanita. Namun, tahukah Anda bahwa setiap riasan dan aksesoris tersebut ternyata memiliki maknanya sendiri?

1. Mahkota Siger
Salah satu hal yang membuat pernikahan adat sunda spesial adalah karena mempelai wanitanya menggunakan mahkota Siger sehingga terlihat layaknya seorang ratu. Namun selain untuk mempercantik riasan, mahkota Siger juga memiliki makna. Mahkota dengan berat 1,5 hingga 2 Kg ini merupakan lambang dari kearifan, rasa hormat, dan juga kebijaksanaan dalam pernikahan.

2. Daun sirih
Mempelai wanita akan menggunakan potongan daun sirih berbentuk belah ketupat yang berbentuk memanjang vertikal pada bagian dahinya. Meskipun ukurannya kecil tetapi maknanya cukup besar, yaitu sebagai lambang penolak bala.

3. Kembang tanjung
Jika Anda melihat dari depan hiasan rambut ini memang tidak akan terlihat karena kembang tanjung merupakan kembang kecil yang dipasang pada sanggul menyerupai kupu-kupu. Kembang tanjung merupakan lambang kesetiaan mempelai wanita kepada pasangannya.

4. Kembang goyang
Kembang goyang merupakan hiasan rambut yang digunakan pada pengantin dengan adat Jawa dan juga Sunda. Jumlahnya sama yaitu ada tujuh buah. Hanya saja, pada adat sunda pemasangannya berbeda, 5 buah kembang goyang dipasang menghadap ke depan dan 2 buah dipasang menghadap ke belakang. Maknanya yaitu mempelai wanita harus selalu terlihat cantik baik dilihat dari depan maupun belakang.

5. Untaian melati
Untaian melati atau ronce melati merupakan hiasan melati yang dirangkai panjang dan dipasang pada salah satu sisi mempelai wanita. Hiasan ini merupakan penanda kesucian dan kemurnian dari mempelai wanita.

Setiap bagian riasan pada pengantin pastilah memiliki makna masing-masing. Itulah sebabnya pemakaiannya tidak boleh secara sembarangan. Bagaimana, tertarik untuk menikah dengan riasan adat sunda?