Menyajikan Makanan pada Pernikahan

Kiat Menyajikan Makanan pada Pernikahan di Masa Pandemi


Pandemi COVID-19 memang bukanlah waktu yang tepat untuk menyelenggarakan pernikahan. Meski begitu, tidak semua pasangan calon suami-istri cukup beruntung untuk bisa menunda pernikahan mereka hingga tahun depan. Walhasil, beberapa di antara mereka tetap melanjutkan acara pernikahan dengan mengurangi jumlah tamu serta melakukan penyesuaian di berbagai aspek acaranya.

Penyajian makanan adalah salah satu bagian penting resepsi pernikahan yang perlu diadaptasi. Pasalnya, seperti kita ketahui bersama, persebaran coronavirus bisa terjadi melalui media benda mati yang tersentuh ataupun terkena virus ini. Sehingga, menyajikan makanan dengan cara prasmanan (buffet) bukanlah pilihan yang tepat. Berikut adalah beberapa kiat penyajian makanan untuk pernikahan di masa pandemi:
 

  • Usahakan tidak dalam mode prasmanan

Prasmanan atau buffet adalah cara menjamu makanan dengan mempersilakan tamu mengambil dan memilih sendiri hidangan yang sudah ditata di atas meja. Seperti yang sudah disinggung di atas, cara ini dapat menjadi salah satu media persebaran virus COVID-19. Maka dari itu, pakar kesehatan menyarankan pemilik pesta pernikahan untuk menghindari penyajian makanan dalam mode prasmanan.

Sebagai gantinya, pengantin bisa menyediakan individual meal atau menu makanan dalam porsi per piring atau mangkuk. Anda selaku pemilik resepsi tidak diwajibkan menyajikan porsi dalam ukuran besar. Pasalnya, tamu-tamu undangan pasti lebih senang mencicipi banyak menu. Oleh sebab itu, Anda bisa menyajikan semangkuk bakso mini, sepiring potongan lontong beserta daging sate, sepiring nasi goreng mini, ataupun sepiring iga bakar untuk menu makanan berat.

Sediakan juga dessert atau pencuci mulut di atas piring, dalam gelas, maupun dalam bentuk per potong agar tiap tamu dapat langsung mengambil bagiannya masing-masing.
 

  • Siapkan petugas di setiap meja makanan

Metode penyajian makanan paling aman adalah individual meal. Namun bila opsi ini tidak memungkinkan, Anda dan pasangan bisa menghadirkan menu prasmanan; dengan syarat memberikan petugas katering di setiap meja makanan. Mengutip laman Wedding Wire, hal ini ditujukan supaya petugas dapat memonitor tamu dan memastikan protokol kesehatan tetap terjaga.

Di samping itu, kehadiran staf di tiap meja makan juga berguna untuk melayani setiap tamu yang hendak mengambil makanan. Pasalnya, interaksi fisik—misalnya memegang sendok untuk mengambil makanan—sangat riskan terhadap penularan virus. Maka dari itu, ada baiknya bila proses pemberian makanan hanya dilakukan oleh staf yang bertugas. Tak lupa juga melengkapi petugas dengan masker, face shield, dan sarung tangan ketika sedang menjamu makanan.
 

  • Berikan jarak

Menjaga jarak dari orang lain adalah salah satu protokol kesehatan COVID-19. Ketentuan ini juga perlu Anda terapkan untuk meja-meja makanan di lokasi pernikahan Anda. Dengan melakukan ini, Anda dapat menghindari penumpukan tamu di meja-meja makanan tertentu saat sedang mengantre. Oleh sebab itu, mintalah petugas lokasi pernikahan Anda di hotel di Batam untuk menata tiap meja makanan secara berjauhan.


Demikianlah ulasan tentang kiat menyajikan makanan pada pesta pernikahan di masa pandemi. Semoga informasi di atas bermanfaat dan acara Anda berjalan lancar, ya.