Hutan Kota GBK Jakarta

Serunya Piknik Cantik di Hutan Kota GBK Jakarta


Staycation merupakan opsi terbaik yang bisa dipilih untuk mengatasi kebosanan selama pandemi. Bepergian ke luar kota mungkin tidaklah bijak karena kamu bisa berkontribusi pada persebaran virus COVID-19 atau bahkan berpotensi menimbulkan klaster baru. Untuk itu, jika kamu sudah tak sabar untuk vacation namun tak ingin ke luar kota, staycation dengan menginap pada unit hotel di Jakarta merupakan pilihan tepat. Serunya lagi, kamu juga bisa nih mencicipi tempat wisata baru yang tengah trending di ibukota. Salah satunya adalah Hutan Kota GBK (Gelora Bung Karno).

Melansir CNN Indonesia, Hutan Kota GBK ini merupakan kawasan kuliner dan wisata yang dibangun oleh jaringan hotel Plataran, yang selama ini konsisten membangun tempat penginapan bertema Indonesia. Sebelumnya, area ini merupakan lahan lapangan golf Driving Range di GBK. Dengan luas 4 hektare, area ini ditata ulang kembali dengan arsitektur menarik serta menawan. Tak ayal, ruang terbuka hijau ini langsung menarik perhatian masyarakat setempat yang memang membutuhkan area untuk bersantai sembari bercengkrama ringan dengan kerabat. Bahkan tak sedikit pula yang memanfaatkannya sebagai area piknik.

Untuk mengakses area terbuka di Hutan Kota GBK, pengunjung tidak dikenakan biaya masuk (kecuali tiket parkir untuk yang membawa kendaraan). Mengingat area ini bisa diakses dari semua pintu masuk GBK, kamu bisa mencapainya dengan berjalan kaki. Jangan lupa untuk membawa bekal makanan jika kamu tak ingin makan di restoran yang tersedia di sana. Siapkan juga alas duduk atau karpet, serta pernak-pernik lain untuk membuat aktivitas piknik semakin mengasyikan.

Sesampainya di area hutan, kamu bisa memilih spot yang teduh untuk menggelar karpet. Pohon yang tersedia di Hutan Kota GBK ini cukup terbatas, jadi masih banyak area yang langsung beratapkan langit biru. Atas alasan inilah, waktu terbaik untuk mengunjungi Hutan Kota GBK adalah di pagi hari atau di sore hari menjelang matahari tenggelam.

Meskipun tengah populer di kalangan masyarakat ibukota, pengunjung yang datang tetap patuh dengan protokol kesehatan yang berlaku. Tidak ada kerumunan yang tak perlu, setiap pengunjung mengatur jarak duduk atau pikniknya masing-masing, serta tetap mengenakan masker saat sedang tidak makan atau minum.

Jadi, tertarik untuk datang ke tempat ini?