Melati Sebagai Riasan Pernikahan

Sejarah Menggunakan Melati Sebagai Riasan Pernikahan


Ada salah satu ciri khas yang akan Anda temukan ketika mendatangi pernikahan menggunakan ada jawa atau sunda, yaitu penggunaan melati sebagai riasan pengantinnya. Tidak hanya mempelai wanita saja, mempelai pria juga menggunakan bunga ini tetapi pada aksesorisnya. Biasanya pada pernikahan ada jawa, bunga melati untuk mempelai pria dijadikan kalung dan juga dipasang melingkari keris.

Memang bunga ini menjadi bunga yang wajib ada dalam pernikahan ada Jawa dan Sunda. Namun, tahukah Anda sejarah dan makna di balik penggunaan bunga ini?

Sejarah bunga melati yang disusun dan dibentuk menjadi lingkaran kemudian dipasang pada keris mempelai pria berkaitan erat dengan kisah atau legenda Arya Penangsang. Arya Penangsang sendiri adalah seorang kesatria yang gagah berani dan pantang menyerah. Suatu hari Arya Penangsang mendapat tantangan saat pasukan Pajang datang menyerang Kotaraja Jipang.

Dalam pertempuran tersebut, Arya Penangsang terluka akibat terkena tombak milik Sutawijaya. Namun, karena kesaktian yang dimilikinya Arya Penangsang dapat bertahan dan tetap bertempur. Luka tersebut menyebabkan usus Arya Penangsang terburai keluar yang kemudian dililitkan pada kerisnya. Arya penangsang akhirnya berhasil meringkus Sutawijaya, tetapi meninggal saat mencabut kerisnya yang menyebabkan ususnya tanpa sengaja terpotong terkena keris tersebut.

Susunan melati yang dililit pada keris mempelai pria tersebut menyerupai usus Arya Penangsang yang dililitkan pada kerisnya. Itulah sebabnya, susunan melati pada keris mempelai pria kemudian disebut roncean usus-usus. Sementara pada mempelai wanita, roncean ini disebut roncean Tiba Dodo. Dipasang pada bagian kepala yang menjulur sampai ke dada atau pinggang, tergantung pada adat daerah yang digunakan.

Pemilihan bunga melati untuk pembuatan roncean ini dikarenakan bunga ini merupakan lambang kesucian, keanggunan, keindahan, kerendahan hati, dan ketulusan. Tidak hanya itu, bunga ini juga memiliki aroma semerbak yang wangi meskipun berukuran kecil. Bahkan mungkin Anda sudah bisa mencium aroma harum bunga ini saat baru memasuki aula tempat wedding Bekasi digelar. Bunga melati yang digunakan untuk pembuatan roncean adalah bunga yang masih berbentuk kuncup dan berukuran kecil.

Jadi sudah tahu kan sekarang sejarah dan makna dari penggunaan melati dalam pernikahan? Tertarik untuk menikah menggunakan adat jawa atau sunda agar bisa menggunakan bunga ini dalam pernikahan?