4 Situasi yang ditemui saat Merencanakan Pernikahan

4 Situasi Berikut Mungkin akan Kamu Temui saat Merencanakan Pernikahan

 
pablo-heimplatz-OSboZGvoEz4-unsplash.jpgSource: Unsplash
 

Stres menjelang pernikahan? Tenang saja, hampir semua calon pengantin melalui fase memusingkan itu. Mulai dari menetapkan venue pernikahan hotel di Malang, menentukan katering, membuat susunan acara, memilih desain undangan, hingga menetapkan siapa saja yang akan dijadikan bridesmaids—kamu tidaklah sendiri. Begitulah komentar pakar pernikahan dalam situs Brides.

Menurut Jen Glants, situasi di atas adalah “normal”, untuk orang yang akan menikah. Beberapa bahkan akan meminta bantuan sahabat, orang tua, pasangan, atau perencana pernikahan kalau sudah terlalu pusing. Namun, ingatlah bahwa tiga hal berikut mungkin saja kamu temui saat merencanakan pernikahanmu—meski kamu sudah berupaya untuk menata semuanya sesuai porsi.
 

  1. Menghabiskan uang lebih dari bujet

Kiat pertama tentang perencanaan pernikahan adalah mempunyai bujet dan menentukan segalanya berdasarkan anggaran tersebut. Akan tetapi, jika kamu tidak rutin melakukan pencatatan tentang ke mana saja uang tersebut digunakan, maka upaya pertama tersebut akan jadi sia-sia. Ya, pakar pernikahan bilang bahwa mengecek sisa dana secara mingguan penting untuk dilakukan calon pengantin. Tujuan hal ini adalah agar kamu bisa mengontrol berapa sisa bujetmu dan apa saja yang belum terpenuhi. Dengan begini, kamu bisa menghindari kemungkinan menghabiskan uang lebih dari bujet.
 

  1. Mempunyai terlalu banyak opsi

Pernikahan lazimnya bukan hanya antara kamu dan pasangan. Melainkan, kamu dan pasangan serta keluarga besar kalian berdua. Dengan begitu, ada kemungkinan kamu dan pasangan akan menerima masukan ataupun kritikan dari anggota keluarga lain terkait pilihan-pilihanmu. Kalau sudah begini, kamu dan pasangan perlu duduk berdua untuk mendiskusikan hal-hal apa saja yang paling penting dan paling tidak boleh absen dalam acara kalian. Pikirkan juga argumen untuk setiap pilihan yang kamu dan pasangan tentukan. Setelah itu, barulah informasikan kepada keluarga besar tentang opsi yang telah kalian pilih. Dengan begitu, kamu bisa mengecilkan kemungkinan banyaknya opsi dari orang-orang.
 

  1. Menghadapi perselisihan pendapat

Semakin banyak kepala yang terlibat, tentu semakin banyak ide yang dihadirkan. Terang saja perselisihan pendapat adalah situasi yang pasti kamu temui saat merencanakan pernikahan. Hal ini pun berlaku pada pasanganmu. Ya, begitu banyaknya hal yang perlu diurus bisa membuat kamu dan pasangan berselisih paham. Kalau sudah begini, lebih baik tinggalkan urusan pernikahan sejenak. Pergilah jalan-jalan atau lakukan hal yang menyenangkan berdua saja. Selain melepaskan stres, aktivitas ini juga bisa menjadi cara kamu dan pasangan merekatkan lagi hubungan kalian.
 

  1. Menemui berbagai perubahan

Ketiga kondisi di atas kemungkinan besar akan kamu hadapi di kala mempersiapkan pernikahan di hari-hari normal. Namun di situasi pandemi COVID-19 seperti sekarang, barangkali perkara lain yang akan timbul seiring dengan perkembangan situasi di lapangan adalah perubahan demi perubahan terkait pelaksanaan pernikahan di tempat umum. Beberapa di antaranya adalah ketentuan soal batasan tamu, jam pelaksanaan acara, serta kewajiban akan protokol kesehatan. Untuk masalah ini, sebaiknya kamu berdiskusi dengan wedding organizer atau pihak venue agar tidak terjadi kesalahpahaman hingga acara pernikahan digelar.

Rumit, ya? Meski demikian, semua masalah kecil ini pasti ada jalan keluarnya. Semoga perencanaan pernikahan kamu dan pasangan berjalan lancar, ya.