Konsep Internasional

Kalau Bisa Pakai Konsep Internasional, Kenapa Tidak?
 

konsep-international.jpgSource: Unsplash
 

Menentukan konsep pesta resepsi pernikahan merupakan salah satu topik yang pasti dirundingkan kedua calon mempelai beserta keluarga besar—terlebih jika keduanya tidak berasal dari sebuah suku atau adat yang sama. Terang saja, sebab Indonesia memiliki ragam kultur yang amat berwarna. Sehingga, memilih satu di antara dua—atau bahkan lebih—adat untuk dipakai dalam perayaan pesta sekali seumur hidup itu perlu melewati proses yang cukup panjang.

Pasangan yang tetap ingin mengadakan resepsi dengan konsep adat cenderung memilih untuk membuat dua pesta. Tujuannya adalah agar dapat mengimplementasikan dua adat yang dimiliki oleh masing-masing keluarga. Namun, tak sedikit pula yang mengambil jalan tengah dengan tidak memilih adat mana pun. Yap, melepas semua atribut kesukuan dan memilih konsep internasional adalah opsi yang terdengar lebih sederhana namun tetap berwibawa.

Berikut adalah alasan mengapa pernikahan dengan konsep internasional bisa memiliki kesan demikian!

· Bisa menyapa tamu lebih lama

Pesta pernikahan masa kini di venue seperti hotel di Jakarta biasanya berlangsung dalam kurun waktu dua jam saja. Durasi ini sudah termasuk dari prosesi kedatangan pengantin dari pintu utama, berjalan menuju pelaminan, hingga menyapa seluruh tamu di atas pelaminan. Menggunakan konsep internasional berarti tidak membawa serta prosesi adat yang wajib diadakan sebelum pengantin sampai di atas pelaminan. Ini berarti Anda dan pasangan sudah memotong durasi yang cukup banyak. Dengan demikian, Anda dan pasangan jadi memiliki waktu yang lebih banyak saat di pelaminan—artinya bisa menyapa tamu lebih lama.

· Dapat menghemat biaya pesta

Konsep kesukuan biasanya memiliki prosesi yang tidak hanya satu buah. Masing-masing prosesi pun memiliki makna dan tujuan yang berbeda-beda, sehingga tak elok jika ada tahap yang sengaja dilewatkan. Artinya, dana dan kebutuhan yang perlu dipersiapkan oleh calon pengantin tentu menjadi lebih banyak. Memakai konsep internasional berarti memangkas seluruh proses adat istiadat tersebut. Dengan demikian, Anda dan pasangan dapat menyimpan alokasi dana adat istiadat—maka, penghematan adalah keuntungan yang akan Anda dan pasangan dapatkan.

· Lebih praktis

Menggelar pesta pernikahan dengan konsep adat tentu tak sekadar “tampil” dengan prosesi kesukuan pada hari besar tersebut. Sebab, Anda dan pasangan pastinya perlu melakukan latihan dan segelintir persiapan berkenaan dengan prosesi tersebut. Nah, dengan menggunakan konsep internasional, Anda dan pasangan dapat melewati rangkaian ini. Selain itu, saat resepsi digelar, Anda dan pasangan juga tak perlu melakukan apa-apa, selain berjalan ke arah pelaminan dan menyambut tetamu dari sana.

Itulah dia 3 alasan mengapa konsep internasional dapat memberikan kesan sederhana namun tetap berwibawa. Kalau Anda dan pasangan bisa memakai konsep ini, kenapa tidak menggunakannya?