Deretan Pameran di Jakarta yang Wajib Disambangi Akhir Tahun Ini



Menginap di hotel daerah Sudirman Jakarta memang pilihan yang tepat ketika sedang weekend gateway di ibu kota. Pasalnya, selain fasilitas top notch yang ditawarkan, lokasi akomodasi pun berada di jantung kota. Dikelilingi oleh kawasan keolahragaan terbesar se-Asia Tenggara juga sejumlah pusat perbelanjaan high-end, pengalaman bermalam di Harris Hotel tentu dapat menyokong agenda akhir pekan Anda. Tidak hanya itu, pilihan mode transportasi umum yang dapat membantu Anda bermobilisasi pun beragam.

Nah, sekarang tinggal menentukan destinasi yang Anda inginkan. Bila Anda adalah seorang penggemar karya seni atau suka menghadiri pameran, janganlah sampai melewatkan sejumlah pameran kreasi seni yang akan diselenggarakan di perempat terakhir tahun 2019 ini. Catat dan masukkan mereka ke dalam itinerary perjalanan Anda, ya.

1. teamLab Future Park
teamLab merupakan kelompok seni interdisipliner yang menggabungkan karya seni dengan teknologi, sains, juga realitas. Oleh karenanya, pameran seni yang mereka selenggarakan selalu bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara manusia dan alam, maupun hubungan antarmanusia melalui sebuah karya seni. 

teamLab Future Park yang digelar di Gandaria City, Jakarta Selatan ini merupakan proyek edukasi dengan konsep “collaborative creation, co-creation” yang diatur seperti taman bermain. Pada pameran yang diadakan sejak 20 Juni hingga 20 Desember nanti ini, Anda akan menemukan lima set instalasi permainan, yakni Graffiti Nature, Sliding through the Fruit Field, Sketch Aquarium, Light Ball Orchestra, dan Animals of Flowers, Symbiotic Lives.

Ekshibisi ini terbuka mulai pukul 10 pagi hingga 10 malam. Dengan biaya Rp250.000 pada akhir pekan dan hari libur lainnya, Anda bisa menjelajah kelima instalasi yang ada di dalam teamLab Future Park untuk durasi selama 90 menit.

2. Xu Bing: Thought and Method at Museum Macan
Xu Bing merupakan salah satu seniman asal Tiongkok yang memiliki pengaruh cukup besar di kancah internasional. Karya-karyanya terobosannya berputar soal eksplorasi sistem bahasa, dampak globalisasi, serta pemahaman lintas budaya masyarakat.

Pameran yang akan dibuka hingga 12 Januari 2020 ini merupakan pameran pertama dan terbesar Xu Bing di Indonesia. Berlokasi di Museum Macan, Xu Bing menampilkan 60 karya seninya yang dibuat dalam kurun waktu lebih dari 40 tahun. Beberapa jenis kreasi Xu Bing yang bisa Anda temukan dalam pameran ini adalah lukisan, seni grafis, instalasi, materi arsip, bahkan film. Selain delapan instalasi yang terpasang sempurna di main hall Museum Macan, Anda pula dapat menyaksikan pemutaran film Dragonfly Eyes (2017) yang disutradarai oleh Xu Bing.

Terbagi dalam dua sesi, Anda dapat menyaksikan pameran ini dengan biaya sebesar Rp100.000 saja. Sesi pagi dimulai dari pukul 10 pagi hingga 2 siang dan sesi sore dimulai dari pukul 2 siang hingga 6 sore. Museum Macan buka pada hari Selasa hingga Minggu.

Itulah dia dua pameran karya seni yang diselenggarakan pada akhir tahun 2019 ini. Jangan lupa menyempatkan untuk hadir, ya!